Panduan

Samsung Galaxy A56 vs A55: Mana yang Lebih Worth It

Perbandingan Samsung Galaxy A56 dan A55 berdasarkan spesifikasi resmi: layar, kamera, baterai, bobot, dan harga, plus siapa cocok yang mana.

Oleh Redaksi Ulas Gadget · Terbit 9 Juli 2026

Kesimpulan singkatnya begini: kalau kamu mau spesifikasi yang serba pasti tertera di atas kertas, terutama layar dengan refresh rate 120 Hz dan kamera depan beresolusi tinggi untuk selfie, plus harga resmi yang jelas, Samsung Galaxy A55 5G adalah pilihan yang lebih aman. Sebaliknya, kalau kamu mengutamakan bodi yang lebih ringan, layar sedikit lebih lega, sertifikasi tahan air IP67, dan software paling baru, Samsung Galaxy A56 5G lebih menarik. Keduanya berbagi banyak kesamaan, jadi keputusan akhirnya bergantung pada apa yang paling kamu butuhkan. Selengkapnya kita bahas per bagian, dan kamu bisa langsung membandingkan keduanya berdampingan lewat halaman banding A56 vs A55.

Ringkasan Perbedaan Utama A56 vs A55

Sebelum masuk detail, penting dipahami bahwa Galaxy A56 5G adalah penerus Galaxy A55 5G. A55 rilis pada 2024, sementara A56 hadir setelahnya pada 2025. Karena berada di generasi yang sama-sama kelas menengah premium Samsung, banyak komponennya mirip, bahkan identik di beberapa titik. Perbedaannya justru ada di hal-hal yang mudah terlewat kalau kamu hanya melihat sekilas.

Poin pembeda yang paling terasa ada di tiga area. Pertama, layar: A56 sedikit lebih besar, tapi Samsung tidak mencantumkan refresh rate-nya di halaman resmi, sedangkan A55 jelas tertulis 120 Hz. Kedua, kamera depan: A55 memakai sensor 32 MP, sementara A56 memakai 12 MP. Ketiga, bobot dan kebaruan: A56 lebih ringan, punya sertifikasi IP67, dan menjalankan One UI 7 yang lebih baru. Untuk hal-hal lain seperti kamera belakang dan kapasitas baterai, keduanya praktis sama.

Satu hal yang perlu digarisbawahi sejak awal: sebagian spesifikasi tidak dicantumkan Samsung di halaman produk resminya. Di artikel ini kami hanya memakai angka yang benar-benar tertera. Untuk hal yang tidak disebutkan vendor, kami tulis apa adanya sebagai "tidak disebutkan", bukan menebak-nebak, supaya kamu tidak mengambil keputusan berdasarkan informasi yang belum tentu benar.

Layar: A56 Sedikit Lebih Besar, A55 Jelas 120 Hz

Kedua ponsel sama-sama memakai panel Super AMOLED dengan resolusi FHD+, jadi soal ketajaman dan kualitas warna keduanya berada di kelas yang sepadan. Perbedaan ukuran layarnya tipis. A56 mengusung layar 6,7 inci, sedikit lebih besar dari A55 yang berukuran 6,6 inci. Selisih 0,1 inci ini kecil dan tidak akan terlalu terasa saat digenggam, meski A56 memberi area tampilan yang sedikit lebih lega untuk menonton video atau membaca.

Yang lebih penting untuk diperhatikan adalah soal refresh rate. Pada halaman resmi Galaxy A55, Samsung mencantumkan refresh rate 120 Hz. Angka ini artinya animasi, scrolling, dan gerakan di layar terasa mulus. Nah, di halaman resmi Galaxy A56, Samsung tidak mencantumkan angka refresh rate. Kami tidak akan menebak berapa nilainya, karena data itu memang tidak tersedia di sumber resmi yang kami rujuk.

Jadi bagaimana menyikapinya? Kalau refresh rate tinggi adalah prioritas utamamu dan kamu ingin kepastian, A55 memberi jaminan tertulis 120 Hz. Untuk A56, sebaiknya kamu memverifikasi langsung ke penjual atau mencoba unitnya sebelum membeli, alih-alih berasumsi. Ini contoh klasik di mana angka yang "tidak diumumkan" tidak boleh diartikan sebagai lebih baik atau lebih buruk, melainkan sekadar tidak diketahui dari sumber resmi.

Kamera: Belakang Identik, Depan Beda Cukup Jauh

Di sektor kamera belakang, kedua ponsel ini sebenarnya kembar. Baik A56 maupun A55 memakai konfigurasi tiga kamera dengan sensor utama 50 MP, ultrawide 12 MP, dan makro 5 MP. Susunan yang sama persis ini artinya, dari sisi hardware kamera belakang, kamu tidak perlu berharap lompatan besar saat pindah dari A55 ke A56. Kualitas foto belakang keduanya berada di titik awal yang setara secara spesifikasi.

Perbedaannya muncul di kamera depan. Galaxy A55 dibekali kamera depan 32 MP, sementara Galaxy A56 memakai kamera depan 12 MP. Kalau kamu sering selfie, video call, atau membuat konten dengan kamera depan, angka 32 MP milik A55 memberi resolusi mentah yang lebih tinggi. Ini menjadi salah satu keunggulan A55 yang cukup jelas di atas kertas.

Perlu diingat, resolusi tinggi bukan satu-satunya penentu kualitas foto, karena pemrosesan gambar dan ukuran sensor juga berperan. Namun karena Samsung tidak merinci lebih jauh soal itu di halaman resmi, kami memilih untuk berpegang pada angka yang ada. Dari data resmi yang tersedia, A55 unggul di resolusi kamera depan, sedangkan kamera belakang keduanya setara.

Baterai dan Pengisian Daya

Untuk urusan daya tahan, kedua ponsel berada di posisi yang sama. A56 dan A55 sama-sama menggunakan baterai berkapasitas 5000 mAh. Kapasitas yang identik ini menunjukkan bahwa dari sisi cadangan energi mentah, tidak ada yang lebih unggul di antara keduanya. Ketahanan aktual sehari-hari tentu juga dipengaruhi efisiensi komponen internal, namun angka kapasitasnya sudah pasti sama.

Yang berbeda adalah informasi soal pengisian daya. Pada Galaxy A55, Samsung mencantumkan pengisian 25 W. Sementara pada Galaxy A56, daya pengisian tidak disebutkan di halaman resmi. Sekali lagi, kami tidak akan mengarang angka pengisian untuk A56. Kalau kecepatan mengisi ulang penting bagimu, A55 memberi kepastian di angka 25 W, sedangkan untuk A56 kamu perlu mengecek langsung ke sumber penjualan resmi.

Soal chipset, keduanya juga menarik untuk dicatat. Di halaman resmi A56, Samsung hanya menuliskan konfigurasi Octa-Core tanpa menyebut nama chipset-nya, dan halaman A55 pun tidak menyebutkan nama chipset secara spesifik. Karena itu, kami tidak akan menyebut nama prosesor apa pun dan tidak akan mengklaim skor benchmark tertentu. Membandingkan performa berdasarkan tebakan hanya akan menyesatkan.

Bobot, Ketahanan, dan Kebaruan

Di sinilah A56 menemukan kelebihannya. Galaxy A56 memiliki bobot 198 gram, lebih ringan dibandingkan Galaxy A55 yang mencapai 213 gram. Selisih 15 gram cukup terasa saat ponsel digenggam lama atau dimasukkan ke saku. Buat kamu yang mengutamakan kenyamanan pegangan dan ponsel yang tidak memberatkan tangan, A56 unggul di aspek ini.

A56 juga mencantumkan sertifikasi IP67 di halaman resminya. Rating ini menandakan ketahanan terhadap debu dan air pada tingkat tertentu, yang menjadi nilai tambah untuk pemakaian sehari-hari, misalnya kalau ponsel terkena cipratan air atau debu. Kami hanya menemukan pencantuman IP67 ini untuk A56 pada sumber resmi yang kami pakai, jadi kami tidak membuat klaim apa pun soal rating serupa pada A55.

Dari sisi software, A56 datang dengan One UI 7, versi antarmuka Samsung yang lebih baru. Halaman resmi A55 hanya menyebut sistem operasi Android dengan One UI tanpa mencantumkan versi spesifik. Sebagai model yang rilis lebih belakangan pada 2025, A56 secara umum berada di posisi lebih baik soal kebaruan software dan kemungkinan dukungan pembaruan yang lebih panjang, meski detail durasi update tidak kami rinci di sini karena tidak menjadi bagian data yang tersedia.

Harga: Hanya A55 yang Punya Angka Resmi

Bagian ini sering jadi penentu, dan justru di sini datanya timpang. Untuk Galaxy A55 5G, Samsung mencantumkan harga resmi mulai Rp 5.999.000. Angka ini bisa kamu jadikan patokan awal saat membandingkan dengan penawaran di pasaran.

Untuk Galaxy A56 5G, situasinya berbeda. Samsung tidak mencantumkan harga resmi yang andal untuk A56 pada sumber yang kami rujuk, sehingga kami tidak menyebut angka harga apa pun untuk A56. Menuliskan harga karangan justru berisiko menyesatkan pembaca yang sedang menyusun anggaran. Kalau kamu tertarik pada A56, cara terbaik adalah mengecek harga terkini langsung di toko resmi Samsung atau mitra penjual tepercaya, lalu bandingkan dengan harga A55 sebagai acuan.

Yang bisa kami simpulkan secara jujur: A55 memberi kejelasan harga, dan itu memudahkan perencanaan pembelian. Untuk A56, kamu perlu satu langkah tambahan berupa pengecekan harga langsung sebelum memutuskan.

Kesimpulan: Siapa Cocok yang Mana

Setelah semua faktor diletakkan berdampingan, ini gambaran ringkas untuk membantumu memilih. Pilih Samsung Galaxy A55 5G kalau kamu ingin kepastian spesifikasi di atas kertas. A55 punya refresh rate 120 Hz yang tertera jelas, kamera depan 32 MP yang lebih tinggi untuk selfie, daya pengisian 25 W yang disebutkan, dan harga resmi mulai Rp 5.999.000 sebagai patokan. Buat kamu yang tidak mau menebak-nebak dan ingin data selengkap mungkin, A55 adalah opsi yang lebih transparan.

Pilih Samsung Galaxy A56 5G kalau kamu mengutamakan kenyamanan fisik dan kebaruan. A56 lebih ringan di 198 gram, layarnya sedikit lebih besar di 6,7 inci, punya sertifikasi IP67, dan menjalankan One UI 7 sebagai model yang lebih baru. Konsekuensinya, kamu perlu mengecek sendiri refresh rate, daya pengisian, dan harga terkininya karena Samsung tidak mencantumkan ketiga hal itu di halaman resmi.

Karena kamera belakang dan kapasitas baterai keduanya identik, keputusan akhirnya jatuh pada preferensimu: kepastian data dan kamera depan (A55) versus bodi ringan, tahan air, dan software baru (A56). Tidak ada jawaban yang salah, hanya prioritas yang berbeda.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Samsung Galaxy A56 memiliki refresh rate 120 Hz?

Halaman resmi Samsung untuk Galaxy A56 tidak mencantumkan angka refresh rate, jadi kami tidak bisa memastikannya dari sumber resmi. Yang jelas tertulis adalah Galaxy A55 dengan refresh rate 120 Hz. Kalau spesifikasi ini penting bagimu di A56, sebaiknya verifikasi langsung ke penjual resmi sebelum membeli.

Berapa daya pengisian dan harga Samsung Galaxy A56?

Untuk daya pengisian, Samsung tidak menyebutkannya di halaman resmi A56, sementara A55 tertulis 25 W. Baterai keduanya sama-sama 5000 mAh. Untuk harga, Samsung juga tidak mencantumkan harga resmi yang andal untuk A56, sedangkan A55 dimulai dari Rp 5.999.000. Kami sengaja tidak menebak angka pengisian maupun harga A56 agar informasinya tetap akurat.

Mana yang lebih bagus untuk selfie, A56 atau A55?

Dari sisi resolusi kamera depan, Galaxy A55 lebih unggul dengan sensor 32 MP dibandingkan A56 yang memakai 12 MP. Kalau kebutuhan utamamu adalah selfie dan konten dengan kamera depan, A55 memberi resolusi mentah yang lebih tinggi. Untuk kamera belakang, keduanya identik dengan konfigurasi 50 MP, 12 MP, dan 5 MP.

Masih ragu memilih? Cara paling cepat adalah melihat kedua ponsel ini secara berdampingan spesifikasi per spesifikasi. Buka halaman banding A56 vs A55 untuk membandingkan langsung dan menentukan mana yang paling pas dengan kebutuhanmu.

Sumber

  1. Samsung Galaxy A56 5G, halaman produk resmi Samsung Indonesia, diakses 15 Juli 2026. https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-a/
  2. Samsung Galaxy A55 5G, halaman produk resmi Samsung Indonesia, diakses 15 Juli 2026. https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-a/
Redaksi Ulas Gadget
Meja redaksi spesifikasi dan review, Creativism Digital Marketing

Redaksi Ulas Gadget menyusun database spesifikasi dan menulis review dengan satu aturan yang tidak bisa ditawar: setiap angka spesifikasi disalin dari halaman resmi vendor, bukan dari situs agregator atau blog, dan setiap halaman mencantumkan tautan sumber beserta tanggal pengambilannya. Bila vendor tidak menyebutkan suatu spesifikasi, kami menuliskannya sebagai tidak disebutkan, bukan menebak. Review ditulis data-assisted di atas spesifikasi yang sudah terverifikasi itu, dengan verdict yang berani menyebut siapa yang cocok dan siapa yang sebaiknya mencari lain.